Sejarah

Rabobank Indonesia atau PT Bank Rabobank International Indonesia mulai beroperasi pada tahun 1990 dengan memberikan layanan perbankan korporasi. Rabobank Indonesia adalah anak perusahaan Rabobank Group yang berpusat di Utrecht, Belanda. Sebagai anak perusahaan Rabobank Group, Rabobank Indonesia memiliki pengetahuan yang baik di bidang pangan dan agribisnis dan karena itu nasabah yang bergerak dalam sektor ini terus bertambah.

Rabobank Indonesia memiliki visi untuk tumbuh sebagai bank yang kokoh dan kuat (rock solid bank) di Indonesia dengan focus kepada sektor pangan dan agribisnis. Didirikan pada tahun 1990, Rabobank Indonesia tidak hadir sekedar untuk bisnis tetapi ingin berperan dalam menyediakan cukup pangan secara berkelanjutan bagi penduduk Indonesia yang terus bertambah. Hal ini sejalan dengan Banking for Food, strategi pertumbuhan Rabobank Indonesia untuk tumbuh dengan memberikan akses dana, akses pengetahuan dan akses kepada jaringan Rabobank di seluruh dunia.

Bagi Rabobank Indonesia, sektor pangan dan agribisnis memberikan peluang yang sangat besar. Ini disebabkan karena bagi Rabobank, sektor pangan dan agribisnis tidak terbatas pada makanan dan pertanian. Di dalamnya termasuk seluruh rantai pasok pangan dan agribisnis yang dimulai dari ladang hingga menjadi hidangan. Ini dimulai dari perusahaan bahan baku pertanian yang menyediakan benih, pupuk, pakan ternak dan alat-alat pertanian, hingga peritel yang menjual produk yang siap dinikmati konsumen. Termasuk di dalamnya adalah distributor dan perusahaan pengepakan.

Misi Rabobank Indonesia adalah menjadi bank yang kokoh, kuat dan berkesinambungan, dan menjadi salah satu bank pangan dan agribisnis terdepan di Indonesia dengan melayani perusahaan dan para pengusaha, memberikan kontribusi kepada masyarakat, dan berperan aktif dalam inisiatif yang berkaitan dengan berkesinambungan dan ketahanan pangan.

Nilai-nilai dasar

Perilaku di Rabobank Indonesia didasarkan atas nilai-nilai dasar CRISP, yaitu Cooperative values (nilai-nilai koperasi), Respect, Integrity, Sustainability, Professionalism.

  • Respect (saling menghargai): dasar dari kerjasama bank adalah rasa hormat, penghargaan dan komitmen.
  • Integriy (integritas): dalam kerjasama-kerjasamanya, bank ingin bertindak secara adil, jujur, teliti dan dapat dipercaya. 
  • Sustainability (kebersinambungan): bank berkeinginan untuk membangun masyarakat yang berkesinambungan dengan memberikan kontribusi dalam bidang ekonomi, social dan ekologi. 
  • Professionalism (profesionalisme): bank melayani nasabahnya dengan menawarkan tingkat sepengetahuan yang tinggi dan fasilitas moderen.

Sejarah

Pada tahun 1898 dua bank koperasi yang berbeda Cooperatieve Centrale Raiffeisen Bank di Utrecht dan Cooperatieve Centrale Boerenleenbank di Eindhoven didirikan oleh beberapa orang berjiwa wirausaha dari pedesaan. Kedua bank tersebut melayani komunitas pedesaan secara terpisah dan selama tiga perempat abad mempraktekkan prinsip koperasi dalam perbankan. Pada tahun 1972 kedua bank bergabung dan sepakat untuk menggunakan nama Rabobank Nederland. Sejalan dengan bertambahnya kebutuhan nasabah Rabobank untuk mendapatkan layanan di luar negeri di tahun 1970-an, Rabobank International secara perlahan hadir. Rabobank kemudian membuka kantor-kantor cabang di Eropa, Amerika Utara, Asia dan Amerika Selatan.

Rabobank adalah penyedia layanan finansial international yang beroperasi berdasarkan prinsip koperasi. Layanan yang ditawarkan adalah perbankan ritel, perbankan korporasi, private banking, serta real-estate dan leasing. Sebagai bank koperasi, Rabobank memprioritaskan kepentingan nasabah dalam layanannya dan melayani sekitar 8,7 juta nasabah di seluruh dunia. Rabobank Group dari Cooperatieve Rabobank U.A (Rabobank) dan anak perusahaan tekonsolidasi di Belanda dan di luar Belanda. Adalah komitmenya untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam menyediakan makanan bagi penduduk dunia secara berkesinambungan serta kesejahteraan dan kemakmuran di Belanda.