Top of this document
Go directly to page content

Rabobank Berhasil Mempertahankan Kinerja Keuangan yang Kuat

10-3-2009 | Berita Pers

Perbankan Ritel Domestik

Terlepas dari dinamika luar biasa di sektor keuangan di tahun 2008, bisnis perbankan ritel – Rabobank lokal: Obvion dan Bizner – menunjukkan kinerja yang kuat. Dengan pasar yang stabil di sektor ini, Rabobank banyak menerima nasabah baru serta memperluas layanan retailnya.

Digerakkan oleh pinjaman korporasi, portofolio pinjaman tumbuh 10 persen menjadi EUR 268,3 milliar. Pangsa pasar UKM meningkat 39 persen. Grup Rabobank telah memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar pada sektor pinjaman KPR (mortgages market) dengan pangsa pasar sebesar 30 persen. Stabilnya kondisi Rabobank berdampak luar biasa pada pertambahan aset, mendorong peningkatan pangsa pasar untuk tabungan dari 41 persen menjadi 43 persen.

Keberhasilan Rabobank dalam memfokuskan diri pada customer value terbukti dari tingginya tingkat kepuasan nasabah tahun lalu, baik pada nasabah individu, nasabah private-banking maupun nasabah korporasi. Program Rabobank untuk 2010 untuk fokus pada peningkatan layanan nasabah melalui saluran distribusi yang berbeda, akan terus dioptimalkan. Keuntungan bersih dari perbankan ritel meningkat 13%, mencapai EUR1,6 miliar. Karena angka pertumbuhan pemasukan lebih tinggi dari beban operasional, rasio efisiensi membaik sebesar 1,7 persen mencapai 63,2 persen.


 

Wholesale dan International Retail Banking

Terlepas dari gejolak yang terjadi di pasar keuangan, Grup Rabobank memiliki Rasio Tier I sebesar 12,7 persen, masih diatas dari titik yang ditetapkan sebesar 12,5 persen. Return on Equity (RoE) mencapai 9,7 persen dan Rabobank Group berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 2 persen. Walaupun Rabobank tidak mencapai target pertumbuhan laba bersih, perolehan kami dapat dikatakan sebagai kinerja yang kuat mengingat kondisi pasar yang tidak menguntungkan. Pertumbuhan di unit usaha kredit korporasi (corporate lending) di Belanda memegang peranan penting pada kenaikan portofolio private loan sebesar 11 persen menjadi EUR 408,6 milliar.     

Dengan adanya perubahan IAS 39* dan IFRS 7* yang mulai diterapkan di tahun 2008, Rabobank Group memutuskan untuk mengklasifikasikan kembali asetnya senilai EUR 12,0 milliar untuk pinjaman nasabah yang sebelumnya berasal dari bank lain. Untuk memastikan prediksi yang tepat dari bebagai macam tren, kami mencantumkan kembali laporan keuangan tahun 2007 yang memasukkan angka dari klasifikasi ulang aset tersebut. Oleh sebab itu, untuk tujuan komparasi dan analisis, data pinjaman nasabah pada akhir tahun 2007 tercatat sebesar EUR 385,7 milliar, bukan EUR 373,0 milliar seperti pada awalnya.     

Terdapat pertumbuhan yang kuat sebesar 10 persen pada dana nasabah menjadi EUR 304,2 milliar. Berbagai pilihan investasi yang aman di masa bergejolak seperti saat ini menghasilkan banyak nasabah baru dan sejumlah dana baru. Tingginya bunga menyebabkan pendapatan naik 6 persen, sebesar EUR 11,7 milliar. Dengan pengetatan ikat pinggang pada operasional, Rabobank berhasil menurunkan biaya operasional sebesar 1 persen menjadi EUR 7,6 milliar. Kuatnya kinerja dana pensiun Rabobank menghasilkan beban dana pensiun yang lebih rendah. Berkat perkembangan tersebut, rasio efisiensi meningkat sebesar 4,2 poin menjadi 65,3 persen. Oleh sebab itu, Rabobank Group berhasil membukukan keuntungan bersih sebesar EUR 2,8 milliar dengan tingkat RAROC sebesar 12,5 persen.      

Terkena imbas dari krisis keuangan, kinerja perdagangan (trading) Rabobank International menurun, begitu juga dengan proyek-proyek di Rabo Vastgoedgroep. Pendapatan dari Eureko menunjukkan angka yang negatif. Meskipun demikian, meningkatnya kredit menyebabkan margin bunga (interest margin) meningkat, khususnya pada Rabobank International. Sementara, gejolak pada pasar keuangan yang masih terus berlanjut membuat laba bersih Rabobank menjadi sebesar EUR 1,2 milliar.   

Kuatnya kinerja Rabobank secara keseluruhan juga didukung oleh aksi korporasi besar seperti penjualan Alex dan konsolidasi Bank BGZ. Meningkatnya kerugian pada pinjaman  yang diakibatkan oleh memburuknya situasi ekonomi menyebabkan angka kerugian pada pinjaman menjadi rata-rata 31 basis poin, lebih tinggi dari rata-rata pinjaman jangka panjang yang hanya sebesar 21 basis poin.

Didukung oleh laba ditahan (retained earnings) dan isu hybrid capital, nilai ekuitas menunjukkan peningkatan sebesar 7 persen menjadi 33,5 milliar di 2008.


 

Manajemen Aset dan Investasi

Gejolak yang terjadi di bursa saham pada 2008 juga berdampak pada Robeco, Sarasin dan Schretlen & Co. Harga saham yang berjatuhan mengakibatkan penurunan sebesar 21 persen pada aset yang dikelola maupun yang ditempatkan di kustodian, mencapai EUR 184 milliar. Total dana masuk mencapai EUR 13 milliar.

Keuntungan yang diperoleh dari penjualan Alex dan kinerja kuat investasi alternatif dari Robeco mendorong perolehan laba bersih asset management sebesar 21 persen menjadi EUR 438 juta. Robeco mengalami penurunan pada bisnis pendapatan tetapnya (fixed income) di Amerika Serikat. Meskipun begitu, Robeco memperkuat kehadirannya di Asia dan kegiatan distribusinya di Timur Tengah.

Sarasin berhasil membukukan penerimaan kas dalam bentuk aset. Sarasin juga menerima berbagai penghargaan atas kinerja investasi yang sangat baik dan memperluas aktivitas bisnisnya di Eropa dan Timur Tengah.


 

Leasing

Anak perusahaan yang bergerak di bidang leasing, De Lage Landen mengalami masa yang penuh tantangan di tengah perubahan kondisi pasar di tahun 2008. Hal ini memaksa perusahaan untuk lebih selektif lagi dalam menerima aplikasi pembiayaan. Meskipun begitu, portofolio pinjaman tumbuh 13 persen menjadi EUR 23,3 milliar. Jumlah leasing mobil secara total meningkat 6 persen menjadi 211.000. Di Belanda, De Lage Landen terpilih menjadi most customer-focused provider untuk bisnis pembiayaan. Di tingkat internasional, De Lage Landen berhasil memenangkan 'Vendor Lessor of the Year Award'.

Tingkat bunga yang lebih tinggi pada kontrak-kontrak baru merefleksikan kelangkaan pembiayaan dan tingginya resiko. Laba bersih yang mencapai EUR 235 juta pada hakekatnya tidak berubah sejak 2007.


 

Real Estate

Rabo Vastgoedgroep menghadapi kondisi pasar yang semakin memburuk di 2008. Tingkat kepercayaan nasabah pada sektor perumahan mengalami penurunan dimana kepemilikan rumah menjadi kurang terjangkau. Hal ini membawa efek negatif pada jumlah penjualan rumah. Di tahun 2008, Bouwfonds Property Development hanya menjual 8.746 rumah deangan status kepemilikan penuh, sedangkan pada tahun 2007 tercatat sejumlah 13.173.

Pada Bank FGH, portofolio pinjaman naik 22 persen menjadi EUR 16,5 milliar dan pada Bouwfonds REIM, aset yang dikelola naik sebesar 35 persen menjadi EUR 6,8 milliar. Secara keseluruhan, kondisi umum yang memburuk mengakibatkan penurunan angka laba bersih dari Rabo Vastgoedgroep menjadi EUR 86 milliar.


 

Asuransi

Bank–bank lokal Rabobank menjual berbagai produk asuransi baik jiwa, non-jiwa maupun kesehatan, yang sebagian besar merupakan kerjasama dengan Interpolis. Berkat kerjasama dengan Eureko, jumlah polis asuransi yang terjual, termasuk Alles in één, Bedrijven Compact dan ZorgActief meningkat tajam.

Total pendapatan komisi asuransi turun sebesar 6 persen menjadi EUR 354 juta akibat dari menurunnya jumlah penjualan polis asuransi jiwa. Sedangkan komisi untuk asuransi non-jiwa naik 5 persen menjadi EUR 314 juta.

Di tahun 2008 kampanye iklan 'Glashelder' terbaru diluncurkan dengan moto 'Helder Moment'. Melalui kampanye ini Rabobank dan Interpolis bertujuan untuk mengedukasi nasabah agar dapat lebih cermat dalam menentukan aset mana yang harus mereka asuransikan.
Produk asuransi baru 'InterpolisZekerVanJeZaak' untuk usaha kecil berhasil diluncurkan dengan sukses.


 

Baca halaman berikutnya ...


Kantor Pusat

PT. Bank Rabobank International Indonesia
Plaza 89, Lantai 9
Jl. H.R. Rasuna Said
Kav. X-7 No. 6
Jakarta 12940 - Indonesia

Tel:  +62 21 252 0876
Fax: +62 21 252 0875
Email:
indonesia@rabobank.com


Rabo Access Center:
500080


Waktu kerja:
Senin - Jumat,
pukul 08.00 - 17.00

Anda juga bisa menggunakan Aplikasi Kontak Nasabah.